Thursday, 8 August 2019

Bacaan Niat Umroh Dan Haji Di Awal Ibadah

Bacaan niat ibadah umroh dan haji
Bacaan niat ibadah umroh dan haji
Bacaan Niat Umroh Dan Haji Di Awal Ibadah
Niat dalam konteks ibadah adalah langkah pertama yang harus dilakukan seseorang agar ibadah yang dilakukannya sah. 
Demikian pula ketika menjalankan ibadah umroh dan haji, rukun pertama yang harus dilakukan adalah ihram atau mengucapkan niat baik secara lisan maupun di dalam hati. 

Dengan mengucapkan niat maka menjadi tanda bahwa Anda akan menjalankan rangkaian ibadah umroh maupun haji dengan benar, sesuai dengan tata cara dan juga urutannya. Seperti halnya beda niat shalat satu dengan yang lainnya, niat umroh dan haji pun juga berbeda. 

Berikut adalah niat yang harus Anda ucapkan dengan benar pada saat menjalankan ibadah umroh maupun haji.

Bacaan niat ibadah umroh
Setelah sampai di Mekkah, jemaah umroh akan diberi waktu untuk membersihkan diri, berganti pakaian, wudhu, kemudian mengerjakan shalat sunnah ihram dua rakaat. 

Kemudian membaca niat umroh yang berbunyi 
“Labaikallahumma umratan” yang artinya adalah “Aku sambut panggilan-Mu Ya Allah untuk menjalankan umroh”. 

Atau bisa juga dengan mengucapkan “Nawaitul umrah wa ahromtu bihi lilahi ta’ala labaikallahumma bi umrah” yang memiliki arti “Aku niat umroh dan berihram karena Allah SWT, aku sambut panggilan-Mu Ya Allah dengan umroh”.

Bacaan niat ibadah haji
Waktu untuk membaca niat haji juga sama dengan niat umroh yaitu ketika Anda sudah berada di Tanah Suci kemudian bersiap-siap untuk menjalankan ibadah haji yang ditandai dengan dikenakannya pakaian ihram dan telah melakukan wudhu. 

Bacaan niat haji hampir sama dengan niat umroh hanya diganti kata-katanya saja. Niat haji yang bisa Anda ucapkan adalah “Nawaitul hajja wa ahromtu bihi lillahi ta’ala labaikallahuma bihajjati” yang artinya adalah “Aku niat haji dan berihram karena Allah Ta’ala, aku sambut panggilan-Mu Ya Allah dengan berhaji”.

Aturan setelah mengucapkan niat
Membaca niat umroh dan haji tersebut dilakukan sudah dengan mengenakan pakaiah ihram. 
Jika sudah mengenakan pakaian ihram maka kaum pria dilarang untuk:
  • Memakai pakaian biasa (celana, kaos, kemeja, dan sebagainya)
  • Mengenakan alas kaki yang menutupi mata kaki
  • Menggunakan penutup kepala
Sedangkan untuk kaum wanita dilarang untuk:
  • Memakai kaos tangan
  • Mengenakan penutup muka
  • Dan bagi keduanya dilarang untuk:
  • Memakai wewangian
  • Memotong kuku, memotong atau mencukur rambut dan bulu badan
  • Memburu atau membunuh binatang 
  • Menikah, menikahkah, atau meminang untuk dinikahi
  • Berhubungan badan
  • Mengeluarkan kata-kata kotor
  • Memotong, mencabut, atau memetik tanaman di sekitar Mekkah.
Demikianlah bacaan niat umroh dan haji yang bisa Anda hapalkan agar ibadah umroh maupun haji yang Anda kerjakan sah dan tercatat amal pahalanya. 

Untuk bacaan apa saja yang lebih lengkap saat melaksanakan ritual ibadah umroh maupun haji mintalah tuntunan haji dan umroh dari pembimbing yang disediakan oleh penyelenggara.

Untuk informasi detail dan pendaftaran umroh silahkan hubungi customer service

Related Post

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Cari Artikel